Rangkaian Saklar Otomatis dengan Menggunakan LDR dan Relay

gambar rangkaian ldr dengan relay

Relay dapat digunakan untuk pensaklaran tegangan jala-jala PLN 220 volt. Beban yang ingin dikendalikan tidak hanya sebatas lampu saja tetapi bisa digunakan beban lain sesuai kebutuhannya. Yang pasti dengan cara pensaklaran relay diatas beban yang dikendalikan adalah beban dengan tegangan supply 220 V. 
Rangkaian sensor di samping menggunakan LDR sebagai sensor perubahan intensitas cahaya. LDR (Light Dependent Resistor) adalah komponen elektronika yang pada dasarnya mempunyai sifat yang sama dengan resistor, hanya saja nilai resistansi dari LDR berubah-ubah sesuai dengan tingkat intensitas cahaya yang diterimanya. 
Prinsip kerja dari rangkaian sensor cahaya diatas sebenarya sangat sederhana. Pembagian tegangan antara VR1 dan LDR merupakan inti dari rangkaian sensor cahaya diatas. Kenaikan tegangan pada VR1 akan mengurangi tegangan yang jatuh pada LDR, begitupun sebaliknya kenaikan tegangan pada LDR akan mengurangi tegangan jatuh pada VR1. Pembagian tegangan sesuai dengan rumus pembagi tegangan yang berlaku pada rangkaian seri, tegangan supply 9 volt sama dengan jumlah tegangan pada  VR1 dan LDR. VR1 digunakan untuk memposisikan tegangan pada LDR supaya berada pada titik kritis dan tidak sampai membuat transistor Q1 menjadi aktif. Sehingga pada saat kedaan cahaya semakin gelap tegangan pada LDR akan membuat transistor Q1 menjadi aktif. Hal ini dikarenakan nilai resistansi LDR akan naik apabila intensitas cahaya semakin gelap. Jika kita ingin membuat rangkaian sensor yang aktif pada saat cahaya semakin terang maka kita tinggal menukar posisi antara LDR dengan potensio VR1. Untuk prinsip kerjanya pada dasarnya sama dengan rangkaian sensor cahaya aktif gelap diatas. Ke semua rangkaian memanfaatkan hukum pembagi tegangan atau pengaturan arus ke basis transistor yang digunakan sebagai saklar.
 Sensor cahaya yang menggunakan LDR mempunyai respon yang relatif lambat. Sehingga jika ingin membangun rangkaian yang mempunyai respon yang cepat seperti untuk penghitungan pada rangkaian counter maka LDR tidak cocok untuk digunakan. Alternatif alin adalah dengan memanfaatkan sensor infra merah atau komponen sensor yang lain. Cahaya infra merah bisa didapat dengan membuat rangkaian pemancar infra merah yang terdiri dari led infra merah yang berfungsi sebagai pengahasil cahaya infra merahnya. 

Alat-alat yang diperlukan
  1. LDR
  2. Q1 : BC 548 atau 2N2222 atau sejenisnya
  3. VR1 : Potensio 10 Kohm
  4. RL1 : Relay 6 Volt
  5. R1 : 1K
  6. LED
  7. Diode 1N4007

Penulis : Unknown ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Rangkaian Saklar Otomatis dengan Menggunakan LDR dan Relay ini dipublish oleh Unknown pada hari Senin, 05 Desember 2016. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Rangkaian Saklar Otomatis dengan Menggunakan LDR dan Relay
 

0 komentar:

Posting Komentar